kau pergi
jauh....
tanpa pamit
apalagi permisi pada ku
meninggalku
sendiri
sepi menyelimuti
mengapa?
mengapa harus seperti ini
hari-hari ku lewati tanpa mu
senyummu tak ada lagi untuk ku
hanya seulas benci dan murka
yang tersisa bagi ku
kini ku kembali
menjanjikan berjuta kejora
yang berterbangan mengangkasa
untuk ku...
hanya untuk ku...
mengapa baru sekarang kau katakan
setelah ada yang membuka gerbang di hatiku
dulu telah ku berikan kuncinya pada mu
kupasrahkan hati in untuk mu
tapi kau sia-siakan
membuangnya jauh ke dasar samudra
hingga seseorang memungut dan membukakannya
untuk ku...
Senin, 28 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar