lima belas...
bulat bulan sekepalan bola tangan
ku kenang kau
wajah indahmu
bercakap ria dengan sang kejora
ia tahu di bawah sana aku
pemuja rahasianya
diarahkan telunjuknya
kebawah
menerobos bingkai kamarku
tepat menusuk jiwa ku
tertunduk, tersipu
Senin, 28 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar